Rabu, 15 Agustus 2018

Mengobrol



Tiap pekan. Saya selalu menyengajakan untuk berdialog bersama Ibu. Ngobrolin topik-topik yang cukup variarif. Meskipun lebih banyak ngebahas tentang internal keluarga, bahas tentang sifat-sifat masing-masing kami (anaknya), sifat ayah, dan sesekali bahas keluarga besar kakek nenek.

Menyenangkan...
.
Weekday yang cukup menenggelamkan saya pada rutinitas, di waktu weekend bisa rehat dan bercerita banyak dengan orang yang paling dicintai.

Awalnya memang tidak pernah terencana. Hanya setiap weekend saya pulang ke rumah, sekadar melepas penat usai larut dalam bekerja sepekan. Dan tiba-tiba Ibu sesekali nyamperin ke kamar, seperti mengajak berdialog. Natural saja, tanpa rencana dan disengaja. Obrolan termulai begitu saja.

Belakangan, malah seperti jadi kebutuhan. Menjadi rutinitas yang kudu terus ada mengisi akhir pekan. Semakin banyak variasi topik, hingga bahasan finansial keluarga-pun juga sempat terbahas. Meskipun sesekali Ibu juga suka menyinggung tentang perjodohan. Topik yang biasanya bikin saya untuk segera menutup pembicaraan. Karena tidak bisa banyak bercakap-cakap lagi di topik beginian. Haha.

Poinnya adalah. Bagaimana kita bisa terus manfaafin waktu bareng orang tua. Karena barangkali kesempatan serupa terbatas. Bisa saja suatu hari nanti saya terlempar di bagian Indonesia nun jauh di sana. Memaksa saya untuk tidak bisa mengobrol tatap muka lagi. Meskipun ada teknologi video-call di jaman sekarang.

Apapun bentuknya. Manfaatin aja. Kalo si Bunda lagi berjarak, telvon, video call. Kalo ada ruang temu yang bisa dirutinkan, jaga durasi temu itu dengan memanfaatkan momentum untuk menyenangkan sang Bunda.

Salam,
Share:

0 komentar:

Posting Komentar